Skip to content

BC 2.5 — Gudang Berikat

BC 2.5 digunakan untuk mencatat pengeluaran barang dari Gudang Berikat ke TLDDP. Ini adalah BC dengan perbedaan paling signifikan antara GB dan KB.


Perbedaan Utama GB vs KB

1. Aturan 1 Bahan Baku per Barang Jadi

Di KB: Satu barang jadi boleh menggunakan banyak bahan baku dari banyak BC Asal (many-to-many).

Di GB: Setiap barang jadi hanya boleh memiliki tepat 1 bahan baku. Ini adalah aturan wajib yang divalidasi saat Submit.

KB:  Barang Jadi A ← [Bahan Baku dari BC-001] + [Bahan Baku dari BC-002]  ✅
GB:  Barang Jadi A ← [Bahan Baku dari BC-001]                              ✅
GB:  Barang Jadi A ← [Bahan Baku dari BC-001] + [Bahan Baku dari BC-002]  ❌ ERROR

2. Split Otomatis Barang Jadi

Saat alokasi FIFO berjalan dan menghasilkan lebih dari 1 sumber bahan baku untuk satu barang jadi, sistem otomatis memecah (split) baris barang jadi tersebut menjadi beberapa baris — satu baris per sumber bahan baku — dengan nilai yang dihitung proporsional.

Contoh:

Sebelum Split:
  Barang Jadi A (qty: 100) ← FIFO mengambil dari BC-001 (60) + BC-002 (40)

Setelah Split Otomatis:
  Barang Jadi A-1 (qty: 60) ← BC-001
  Barang Jadi A-2 (qty: 40) ← BC-002

Nilai CIF, berat, dan field lain dihitung ulang secara proporsional untuk tiap baris hasil split.

3. Perhitungan CIF Berbeda

Di KB: CIF dihitung dari nilai barang + freight + insurance dalam valuta asing.

Di GB: Perhitungan CIF menggunakan Harga Penyerahan sebagai dasar:

FieldRumus GB
CIF Rupiah= Harga Penyerahan (langsung)
CIF (valuta asing)= Harga Penyerahan ÷ NDPBM

4. Mapping BahanBaku ke Barang dalam CEISA XML

Di KB: BahanBaku dikirim ke CEISA 4.0 sebagai list terpisah di bawah masing-masing Barang.

Di GB: Karena aturan 1:1, data BahanBaku (KodeKantorAsal, KodeDokAsal, NomorAjuDokAsal) di-mapping langsung ke level field Barang di CEISA XML — tidak ada sub-list BahanBaku.


Alur Kerja BC 2.5 GB

Draft
  → Isi Header (Kode Jenis TPB = 2/GB, Akun Utama GB, Kode Valuta, Harga Penyerahan)
  → Tab Barang: tambah barang jadi
  → Tab Bahan Baku: sistem FIFO alokasi otomatis

  Jika FIFO menghasilkan >1 sumber per barang:
      → Sistem split barang jadi otomatis (tidak perlu tindakan manual)

  → Validasi: setiap barang jadi = tepat 1 bahan baku
  → Submit

  Siap Kirim → CEISA 4.0

Error Umum saat Submit

Pesan ErrorPenyebabSolusi
"Barang seri X: Gudang Berikat hanya boleh memiliki 1 bahan baku per barang jadi (ditemukan Y)"Masih ada barang dengan >1 bahan baku setelah splitPeriksa apakah split sudah berjalan; jika belum, jalankan ulang alokasi bahan baku

Tips untuk BC 2.5 GB

Lakukan:

  • Isi Harga Penyerahan dan NDPBM dengan benar — keduanya menentukan nilai CIF
  • Pastikan Kode Jenis TPB = 2 (Gudang Berikat) di header sebelum menyimpan
  • Biarkan sistem melakukan split otomatis — jangan hapus baris hasil split

Hindari:

  • Jangan menambah bahan baku manual yang kedua untuk satu barang jadi — akan error saat Submit
  • Jangan ubah Kode Jenis TPB setelah barang dan bahan baku sudah diisi

Lihat Juga

Untuk langkah-langkah pengisian Tab Barang, Dokumen, dan Kemasan yang tidak berbeda dari KB:

Dokumentasi DocFast