Appearance
Kelola Barang BC 2.0
Panduan mengelola Tab Barang dan VD (Value Detail) pada BC 2.0.
Tab Barang
Cara Menambah Barang
Opsi 1 — Tambah Manual:
- Klik tab Barang
- Klik Tambah
- Isi form dialog barang (lihat section di bawah)
- Isi minimal 1 Value Detail (VD)
- Klik SIMPAN
Opsi 2 — Upload Template Excel:
- Klik Template → Download Template
- Isi data di Excel
- Klik Template → Upload Excel
Form Dialog Barang — Section Dasar
Pilih Kode Barang dari master (otomatis mengisi Uraian, Satuan, HS). Isi Kondisi Barang (Baru/Bekas/Rekondisi) dan Kode Negara Asal.
Form Dialog Barang — Section Jumlah & Berat
Isi Jumlah Satuan (> 0), Kode Satuan, dan Kode Kemasan. Volume dan Berat Bersih bersifat opsional.
Form Dialog Barang — Section Harga
Isi CIF (wajib — ter-SUM ke header). CIF Rupiah dan Harga Satuan dihitung otomatis. FOB, Freight, Asuransi, dan Diskon bersifat opsional.
Penting: Total CIF seluruh barang harus sama dengan nilai CIF di header. Toleransi ±0.1. Isi nilai CIF per barang dengan benar sebelum menyesuaikan CIF header.
Form Dialog Barang — Section Pungutan
Tarif (BM, BMAD, PPN, PPH, PPnBM) dihitung otomatis dari Kode HS dan tabel tarif. Semua fasilitas default adalah Dibayar — bisa diubah per barang sesuai fasilitas yang berlaku.
Form Dialog Barang — Section Spesifikasi
Isi Merek, Tipe, Ukuran, dan Spesifikasi Lain sesuai kebutuhan (semua opsional di BC 2.0).
Value Detail (VD) — Wajib Minimal 1 per Barang
Apa itu VD?
VD (Value Detail / Nilai Detail) adalah rincian komponen nilai transaksi di luar harga barang pokok. Setiap barang wajib memiliki minimal 1 VD — Submit gagal jika ada barang tanpa VD.
VD digunakan untuk melaporkan nilai tambahan yang memengaruhi nilai pabean barang, sesuai ketentuan WTO Valuation Agreement.
Jenis-Jenis VD Umum
| Jenis VD | Keterangan | Catatan Khusus |
|---|---|---|
| Harga Barang (Pokok) | Nilai transaksi utama | Biasanya VD pertama yang diisi |
| Royalti | Pembayaran royalti ke pemegang lisensi | Wajib isi Tanggal Jatuh Tempo + Nilai Barang |
| Proceeds | Hasil penjualan kembali yang diserahkan ke penjual | Wajib isi Tanggal Jatuh Tempo + Nilai Barang |
| Harga Masa Depan (Futures) | Harga yang dibayarkan di masa depan | Wajib isi Tanggal Jatuh Tempo |
| Biaya Lain | Biaya tambahan lain yang perlu dilaporkan | — |
Cara Menambah VD
- Di form dialog barang, cari section Value Detail
- Klik Tambah VD
- Pilih Kode Jenis VD, isi Nilai VD, dan isi Tanggal Jatuh Tempo (wajib untuk Royalti/Proceeds/Futures) serta Nilai Barang (wajib untuk Royalti/Proceeds)
- Klik Simpan VD
Validasi VD saat Submit
| Kondisi Gagal | Solusi |
|---|---|
| Barang tidak punya VD | Tambah minimal 1 VD di form barang |
| VD Royalti tanpa Tanggal Jatuh Tempo | Edit VD, isi Tanggal Jatuh Tempo |
| VD Proceeds tanpa Nilai Barang | Edit VD, isi Nilai Barang |
| Total VD header ≠ total VD barang | Sesuaikan nilai VD di header (toleransi ±0.01) |
Kolom di Tab Barang
| Kolom | Penjelasan |
|---|---|
| Seri | Nomor urut |
| Kode Barang | Dari master Item |
| Uraian | Deskripsi barang |
| HS Code | Kode harmonisasi |
| Kondisi | Baru/Bekas/Rekondisi |
| Negara Asal | Negara pembuatan |
| Jumlah Satuan | Qty yang diimpor |
| CIF | Nilai CIF dalam valuta |
| CIF Rupiah | CIF × NDPBM |
| BM | Bea Masuk (Dibayar) |
| PPN | Pajak (Dibayar) |
Hapus Barang
- Hapus Individual: klik Hapus di baris (hanya Draft)
- Hapus Semua: klik Hapus Semua (hanya Draft)
Kalkulasi Tarif — Fasilitas Dibayar
BC 2.0 menggunakan fasilitas Dibayar — semua pungutan harus dilunasi.
Formula lengkap:
CIF Rupiah = CIF × NDPBM
BM = (TarifBM% / 100) × (TarifFasilitas% / 100) × CIF Rupiah
TarifFasilitas = 0 (khusus BC 2.0, bukan 100 seperti BC lain)
Nilai Impor = CIF Rupiah + BM + BMAD
PPH Basis = Floor(NilaiImpor / 1000) × 1000 [dibulatkan ke bawah per 1000]
PPH = (TarifPPH% / 100) × (TarifFasilitas% / 100) × PPH Basis
PPN = (TarifPPN% / 100) × (TarifFasilitas% / 100) × Nilai Impor
PPnBM = (TarifPPnBM% / 100) × (TarifFasilitas% / 100) × Nilai ImporSemua tarif BM, PPN, PPH diambil dari tabel tarif HS Code berdasarkan HS dan Tanggal Aju.
Validasi Barang saat Submit
| Validasi | Keterangan |
|---|---|
| Minimal 1 barang | Tab Barang tidak boleh kosong |
| Kode Barang, Uraian, HS | Wajib per barang |
| Kondisi Barang | Wajib per barang |
| Kode Negara Asal | Wajib per barang |
| Kode Satuan, Jumlah > 0 | Wajib per barang |
| Kode Kemasan | Wajib per barang |
| Setiap barang min. 1 VD | Wajib — Submit gagal jika tidak ada |
| CIF header = SUM CIF barang | Toleransi ±0.1 |
| VD header = SUM VD barang | Toleransi ±0.01 |
Tips & Best Practices
✅ Lakukan:
- Isi Kode HS dengan akurat — ini menentukan tarif BM, PPN, dan PPH
- Tambah VD langsung saat mengisi form barang — jangan tunda sampai semua barang selesai
- Setelah semua barang terisi, bandingkan total CIF barang dengan CIF di header
❌ Hindari:
- Jangan Submit tanpa VD di setiap barang — validasi ini wajib dan sering terlewat
- Jangan isi CIF barang secara asal — nilai ini harus akurat karena memengaruhi kalkulasi BM dan PPN
- Jangan abaikan perbedaan CIF header vs barang walaupun selisihnya kecil (di atas ±0.1)
FAQ
Q: Berapa banyak VD yang boleh diisi per barang? A: Tidak ada batasan jumlah VD per barang. Tambahkan sebanyak jenis VD yang relevan untuk transaksi tersebut.
Q: Apakah fasilitas tarif BM bisa diubah dari Dibayar ke yang lain? A: Ya. Field Fasilitas BM di form barang bisa diubah jika ada fasilitas khusus (misal: CPTPP, RCEP, Bebas BM). Konsultasikan dengan tim pabean untuk dasar pengenaan fasilitas.
Q: Mengapa BM di barang terlihat 0 padahal sudah isi HS code? A: Kemungkinan: (1) HS code tidak memiliki tarif di tabel master, (2) tarif BM untuk HS tersebut memang 0%, atau (3) fasilitas tarif diset ke 0 (kondisi khusus BC 2.0). Cek tabel tarif di master data.
Q: Apakah bisa tambah VD setelah Submit? A: Tidak. Gunakan Revisi untuk kembali ke Draft, tambah atau edit VD, lalu Submit ulang.