Appearance
Kelola Barang & Bahan Baku BC 2.6.1
Panduan mengelola Tab Barang, Tab Bahan Baku, dan Tab Kekurangan Bahan Baku pada BC 2.6.1.
Hubungan Barang dan Bahan Baku
Di BC 2.6.1, setiap barang yang dikeluarkan sementara harus didukung oleh bahan baku yang merujuk ke BC Asal (BC 2.3, BC 2.7 Masuk, dll). Bahan baku adalah:
- Sumber tarif — BM, PPN, dan pungutan lain dihitung dari bahan baku dengan fasilitas Dijaminkan
- Bukti asal barang — menunjukkan dari mana bahan baku tersebut berasal
Tab Barang Tab Bahan Baku BC Asal (stok)
───────────── ────────────── ──────────────
Barang A → Bahan Baku 1 (dari BC 2.3 No. XXX)
→ Bahan Baku 2 (dari BC 2.7 No. YYY)
Barang B → Bahan Baku 3 (dari BC 2.3 No. ZZZ)Tab Barang
Cara Menambah Barang
Opsi 1 — Tambah Manual:
- Klik tab Barang
- Klik Tambah
- Isi form dialog barang
- Klik SIMPAN
Opsi 2 — Upload Template Excel:
- Klik Template → Download Template
- Isi data di Excel sesuai kolom di bawah
- Klik Template → Upload Excel
Kolom template BC 2.6.1 — Barang (17 kolom, A–Q):
| Kolom | Field | Wajib |
|---|---|---|
| A | Seri Barang | — |
| B | Kode Barang | — |
| C | Uraian | — |
| D | HS Code | — |
| E | Kode Satuan | — |
| F | Jumlah Satuan | — |
| G | Kode Kemasan | — |
| H | Jumlah Kemasan | — |
| I | Netto | — |
| J | CIF | — |
| K | CIF Rupiah | — |
| L | Merek | Opsional |
| M | Tipe | Opsional |
| N | Ukuran | Opsional |
| O | Spesifikasi Lain | Opsional |
| P | Kode Negara Asal | Opsional |
| Q | Kode Asal Barang | Opsional |
Form Dialog Barang — Section Dasar
Pilih Kode Barang dari master (otomatis mengisi Uraian, Satuan, HS). Isi Kode Negara Asal (wajib). Kategori Barang bersifat opsional.
Form Dialog Barang — Section Jumlah & Berat
Isi Jumlah Satuan (> 0), Kode Satuan, dan Kode Kemasan (semua wajib). Volume dan Berat Bersih bersifat opsional.
Form Dialog Barang — Section Harga
Isi CIF (nilai Cost, Insurance, Freight dalam valuta). CIF Rupiah dihitung otomatis. Harga Penyerahan, Harga Perolehan, dan Nilai Jasa bersifat opsional.
Form Dialog Barang — Section Pungutan (dari Bahan Baku)
BM, BMAD, PPN, PPH, PPNBM — semua read-only; dihitung dari agregasi bahan baku yang terhubung ke barang ini dengan fasilitas Dijaminkan.
Kolom di Tab Barang
| Kolom | Penjelasan |
|---|---|
| Seri | Nomor urut |
| Kode Barang | Dari master Item |
| Uraian | Deskripsi |
| HS Code | Kode harmonisasi |
| Jumlah Satuan | Qty yang dikeluarkan |
| CIF | Nilai CIF dalam valuta |
| CIF Rupiah | CIF × NDPBM |
Hapus Barang
- Hapus Individual: klik Hapus di baris (hanya Draft)
- Hapus Semua: klik Hapus Semua (hanya Draft)
Tab Bahan Baku
Mengapa Bahan Baku Wajib?
Setiap barang di BC 2.6.1 wajib memiliki minimal 1 bahan baku. Tanpa bahan baku:
- Tarif pungutan dengan fasilitas Dijaminkan tidak dapat dihitung
- Submit akan selalu gagal
Cara Menambah Bahan Baku Manual
- Klik tab Bahan Baku
- Klik Tambah
- Isi Kode Barang Jadi, Kode Barang, Uraian, Kode HS, Jumlah Satuan (> 0), Kode Satuan, dan Kode Asal Bahan Baku (0=Impor, 1=Lokal). Referensi BC Asal (Kode Dokumen Asal, Kode Kantor Asal, Nomor Daftar Asal, Tanggal Daftar Asal, Nomor Aju Asal, Seri Barang Asal, CIF, Harga Perolehan) bersifat opsional — direkomendasikan diisi untuk kelengkapan dokumentasi jaminan.
- Klik SIMPAN
Upload Bahan Baku via Template Excel
- Klik Template → Download Template
- Isi data bahan baku di Excel
- Klik Template → Upload Excel
Kalkulasi Tarif Bahan Baku — Fasilitas Dijaminkan
Semua pungutan di BC 2.6.1 menggunakan fasilitas Dijaminkan karena barang bersifat sementara.
| Pungutan | Fasilitas | Cara Hitung |
|---|---|---|
| BM | Dijaminkan | Dari HS Rate × Dasar Pengenaan |
| BMAD, BMI, BMP, BMTP | Dijaminkan | Dari HS Rate |
| PPN Impor | Dijaminkan | Dari (Dasar PPN × Tarif PPN) |
| PPH Impor | Dijaminkan | Dari HS Rate |
| PPNBM | Dijaminkan | Dari HS Rate |
Tarif dihitung per bahan baku berdasarkan HS Code dan Tanggal BOM. Nilai tidak dibayarkan, hanya dijaminkan untuk keperluan pabean selama barang berada di TLDDP.
Kolom di Tab Bahan Baku
| Kolom | Penjelasan |
|---|---|
| Kode Barang Jadi | Barang yang menggunakan bahan baku ini |
| Kode Barang | Kode bahan baku |
| Uraian | Deskripsi bahan baku |
| HS Code | Kode harmonisasi |
| Kode Asal | 0=Impor / 1=Lokal |
| Jumlah Satuan | Qty bahan baku |
| Nomor Daftar Asal | Nomor daftar BC Asal |
| BM, PPN, PPH, PPNBM | Nilai pungutan per bahan baku (Dijaminkan) |
Hapus Bahan Baku
- Hapus Individual: klik Hapus di baris → bahan baku pindah ke Tab Kekurangan
- Hapus Semua: klik Hapus Semua → semua pindah ke Tab Kekurangan (hanya Draft)
Tab Kekurangan Bahan Baku
Kapan Tab Kekurangan Terisi?
| Kondisi | Keterangan |
|---|---|
| Bahan baku dihapus dari Tab Bahan Baku | Saat dihapus, bahan baku pindah ke Kekurangan |
| Stok BC Asal tidak mencukupi | Jika input melebihi sisa stok BC Asal |
Mengapa Harus Di-Resolve?
Submit selalu gagal selama ada kekurangan yang belum di-resolve. Badge counter merah di tab menunjukkan jumlah yang belum selesai.
Tombol Aksi di Tab Kekurangan
| Tombol | Fungsi |
|---|---|
| Resolve Semua | Tandai semua kekurangan sebagai handled |
| Resolve (per-baris) | Resolve satu kekurangan |
| Hapus Semua | Hapus semua record (hanya Draft) |
| Download Template | Unduh template Excel |
| Upload Excel | Import kekurangan dari template (hanya Draft) |
Tab Asset
Mencatat daftar asset yang terkait dengan pengeluaran sementara ini.
Cara Menambah Asset
- Klik tab Asset
- Klik Tambah
- Pilih atau isi data asset
- Klik SIMPAN
Validasi Barang dan Bahan Baku saat Submit
| Validasi | Keterangan |
|---|---|
| Minimal 1 barang | Tab Barang tidak boleh kosong |
| Kode Barang, Uraian, HS, Satuan per barang | Semua wajib |
| Jumlah Satuan > 0 | Per barang |
| Kode Negara Asal per barang | Wajib |
| Setiap barang min. 1 bahan baku | Submit gagal jika ada barang tanpa bahan baku |
| Kode Barang, Uraian, HS, Satuan per bahan baku | Semua wajib |
| Tarif PPN ≤ 11% | Submit gagal jika PPN bahan baku > 11% |
| Tab Kekurangan = 0 | Semua kekurangan harus di-resolve |
Tips & Best Practices
✅ Lakukan:
- Tambah bahan baku segera setelah menambah setiap barang — jangan tumpuk di akhir
- Isi referensi BC Asal (Nomor Daftar Asal, Kode Kantor Asal) di bahan baku untuk kelengkapan dokumentasi jaminan
- Cek Tab Kekurangan setelah selesai tambah semua bahan baku
❌ Hindari:
- Jangan Submit tanpa cek Tab Kekurangan — badge merah = gagal pasti
- Jangan biarkan Kode Negara Asal kosong di barang — ini wajib dan sering terlupakan
- Jangan masukkan jumlah bahan baku melebihi sisa stok di BC Asal
FAQ
Q: Apakah bahan baku harus dari BC 2.3 saja? A: Tidak. Bahan baku bisa dari BC 2.3 (impor), BC 2.7 Masuk (dari KB lain), atau sumber lain sesuai regulasi.
Q: Mengapa tarif pungutan di BC 2.6.1 berbeda dari BC 2.5? A: BC 2.5 menggunakan fasilitas "Tidak Dipungut" karena barang keluar permanen ke TLDDP. BC 2.6.1 menggunakan "Dijaminkan" karena barang bersifat sementara dan harus kembali. Jaminan menjadi pegangan pabean sampai barang kembali via BC 2.6.2.
Q: Bahan baku di Tab Kekurangan — apakah bisa dihapus begitu saja? A: Bisa. Jika kekurangan memang tidak perlu dipenuhi (misalnya karena ada koreksi), hapus record kekurangan. Namun pastikan ada bahan baku pengganti di Tab Bahan Baku jika barang tetap ada.
Q: Apakah Auto-Generate BOM tersedia di BC 2.6.1? A: Ya. Saat Kode Barang disimpan, sistem mencoba lookup master BOM berdasarkan HS dan Tanggal BOM, lalu auto-generate bahan baku. Jika BOM tidak ditemukan, tambahkan bahan baku secara manual.